UNITY GUARD

UNITY GUARD

Mengakhiri kekerasan dalam rumah tangga melalui kolaborasi komunitas di Kota Sorong

Proyek UNITY GUARD bertujuan untuk menjembatani kesenjangan dalam penanganan KBG dengan memobilisasi masyarakat, memperkuat sistem lokal, dan mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan. Aktivitas kunci yang dilaksanakan meliputi FGD dengan perwakilan komunitas, kampanye kesadaran, serta pembentukan gugus tugas multi-pihak untuk menangani KBG secara holistik.

Sebagai bagian dari upaya ini, peningkatan kapasitas dalam isu KBG di Papua dilakukan melalui pengembangan modul komprehensif yang mengupas tuntas korelasi antara KBG dan akses ke layanan kesehatan. Modul ini menjadi panduan penting dalam pelaksanaan FGD dan pertemuan Gugus Tugas yang melibatkan tokoh masyarakat (adat dan agama), organisasi non-pemerintah, serta pejabat pemerintah daerah. Analisis mendalam terkait KBG di Kota Sorong menunjukkan adanya peningkatan kasus yang dipicu oleh faktor-faktor seperti ketidaksetaraan ekonomi, inflasi, dan kemiskinan, dengan kekerasan fisik dan seksual menjadi bentuk yang paling dominan yang dilaporkan.

Sebagai respons terhadap temuan analisis ini, berbagai materi edukasi KBG telah dikembangkan dalam format cetak (3 brosur dan 1 flipchart) maupun digital (podcast, infografis, dan video pendek). Selain itu, FGD komunitas telah dilaksanakan di 10 distrik dengan melibatkan 177 partisipan untuk membahas KBG dan dampaknya terhadap akses kesehatan. Pertemuan Gugus Tugas GBV juga rutin diadakan dengan partisipasi aktif dari 52 pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi non-pemerintah, dan pejabat pemerintah daerah. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kegiatan UNITY GUARD berupaya untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan adil di Kota Sorong, di mana para penyintas memiliki akses terhadap sumber daya dan dukungan yang mereka butuhkan.

CHAMPION-ID
BRILLIANT-ID