Ayah Berdaya, Keluarga Tangguh: Kampanye Publik PKBI DKI Jakarta dan IAC di Car Free Day Sudirman

By Published On: December 14th, 2025

Ayah Berdaya, Keluarga Tangguh: Kampanye Publik PKBI DKI Jakarta dan IAC di Car Free Day Sudirman

By Published On: December 14th, 2025

Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia (1 Desember), rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (25 November–10 Desember), serta momentum Hari Ayah Nasional, PKBI DKI Jakarta dan Indonesia AIDS Coalition (IAC) menyelenggarakan Kampanye Publik bertema “Ayah Berdaya, Keluarga Tangguh: Menghapus Stigma HIV & Merawat Kesehatan Mental”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu pagi, 7 Desember 2025, di area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta Selatan.

Pemilihan Car Free Day sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. CFD merupakan ruang publik yang inklusif dan strategis, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang—keluarga, komunitas, hingga generasi muda—berkumpul dan beraktivitas. Momentum ini dimanfaatkan PKBI DKI Jakarta dan IAC untuk menyampaikan pesan penting mengenai pencegahan HIV, penghapusan kekerasan terhadap perempuan, serta penguatan peran ayah dalam mendukung kesehatan mental dan ketahanan keluarga.

Kegiatan diawali dengan aksi jalan sehat dan kampanye bergerak, yang mana panitia membawa banner mini dan papan pesan edukatif seputar isu HIV-AIDS dan anti-kekerasan. Yel-yel singkat bernuansa edukatif berhasil menarik perhatian pengunjung CFD dan mengajak mereka mendekat ke area booth kegiatan.

Di lokasi utama, pengunjung disambut dengan berbagai aktivitas interaktif. Booth edukasi HIV-AIDS dan anti-kekerasan menyediakan informasi dasar, poster edukasi, serta penjelasan langsung dari relawan dan konselor. Selain itu, tersedia konsultasi ringan mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan mental, khususnya terkait peran ayah dalam keluarga, yang dapat diakses secara gratis.

Salah satu area yang paling menarik adalah Pojok Ayah (Father’s Corner). Di sini, para ayah diajak untuk menuliskan pesan bagi anak dan keluarga, membuat komitmen anti-kekerasan, serta merefleksikan peran mereka dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan suportif. Aktivitas ini menjadi ruang sederhana tetapi bermakna untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kehadiran emosional ayah dalam keluarga.

Kampanye semakin semarak dengan games interaktif dan kuis edukatif seputar HIV-AIDS dan isu anti-kekerasan, lengkap dengan hadiah menarik seperti sticker, tote bag, dan merchandise kampanye. Tak hanya itu, sesi talkshow menjadi inti kegiatan dengan membahas peran ayah dalam pengasuhan, pencegahan HIV, serta keterkaitan antara stigma HIV dengan kesehatan mental keluarga. Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya pertanyaan dan partisipasi aktif selama sesi diskusi.

Sebagai bagian dari kampanye, PKBI DKI Jakarta dan IAC juga mengajak masyarakat untuk melakukan tes HIV secara sukarela dengan memberikan informasi dan rujukan ke layanan tes HIV yang tersedia. Sepanjang kegiatan, tim publikasi aktif melakukan dokumentasi dan live posting di media sosial untuk memperluas jangkauan pesan kampanye.

Melalui kampanye publik ini, PKBI DKI Jakarta dan IAC menegaskan bahwa upaya menciptakan keluarga yang sehat, juga bebas dari kekerasan dan stigma HIV merupakan tanggung jawab bersama. Peran ayah yang berdaya, suportif, dan peduli terhadap kesehatan mental menjadi kunci dalam membangun keluarga yang tangguh dan masyarakat yang lebih inklusif.

Share this article

Ditulis oleh : Budi Larasati