Sosialisasi Sobat Sehat Bandung

Sosialisasi Sobat Sehat

Pada hari Rabu hingga Jumat, tanggal 5 hingga 7 April 2023, perwakilan Indonesia AIDS Coalition (IAC) melakukan kegiatan pengenalan dan pengembangan aplikasi Sobat Sehat di Kota Bandung.

Diketahui bahwa HIV merupakan suatu infeksi virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menyerang sel CD4. Penyakit ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, berbagi jarum suntik, produk darah dan organ tubuh, serta dari ibu hamil positif HIV ke bayi. Pengobatan HIV dilakukan dengan konsumsi ARV secara teratur. Efektivitas ARV untuk menekan virus HIV di dalam tubuh didukung oleh temuan dari berbagai penelitian, sehingga Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia merekomendasikan konsumsi ARV secara rutin bagi Orang dengan HIV (ODHIV).

Akan tetapi, retensi ARV masih menjadi kendala. Dalam artian, tidak semua ODHIV patuh mengonsumsi obat secara rutin. Hal tersebut dapat diakibatkan oleh kendala geografis, masalah ekonomi, ataupun manajemen rantai pasokan yang lemah. ARV yang tidak dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu lama beresiko untuk membuat virus HIV berkembang lebih cepat dan memperburuk kondisi pasien. Oleh karena itu, konsumsi ARV secara rutin menjadi penting. Selain retensi ARV, masalah lain yang menjadi perhatian adalah rendahnya pengetahuan masyarakat, utamanya populasi kunci, terkait HIV-AIDS.

Menanggapi kedua permasalahan tersebut, IAC menggagas aplikasi yang bernama Sobat Sehat. Sobat Sehat merupakan aplikasi berbasis Android dan IOS yang dimaksudkan untuk mengakomodir ODHIV dan masyarakat umum dalam menemukan layanan dan informasi terkait TB, Hepatitis C, dan HIV-AIDS.

Aplikasi Sobat Sehat memungkinkan pengguna melalui fitur Nearby Geo Location untuk mengetahui lokasi layanan yang terdekat dari pengguna, sehingga pengguna lebih nyaman dalam mengakses layanan kesehatan. Selain itu, aplikasi ini juga menawarkan informasi lengkap mengenai gejala, pencegahan, pengobatan, serta berbagai tips kesehatan yang sangat penting bagi pengguna yang sedang memperjuangkan kesehatan mereka. Aplikasi Sobat Sehat memiliki tujuan untuk mempercepat upaya pencegahan dan penanganan TB, Hepatitis C, dan HIV-AIDS di Indonesia.

Dalam rangka pengenalan dan pengembangan Sobat Sehat, IAC mengadakan kegiatan sosialisasi Sobat Sehat di 23 kabupaten/kota. Di Kota Bandung, IAC bekerjasana dengan Grapiks dan Female Plus. Female Plus merupakan salah satu Sub Sub Recipient (SSR) yang menjalankan program pendampingan ODHIV dalam mengakses layanan kesehatan, sehingga organisasi tersebut dapat menjadi salah satu sumber informasi terkait jumlah, lokasi, dan jenis layanan kesehatan terbaru di Kota Bandung.

Sementara itu, Grapiks menjadi tuan rumah bagi kegiatan pengenalan dan pengembangan Sobat Sehat, yang mengundang 10 orang perwakilan komunitas dan Peer Leader (PL) Kota Bandung. Peserta menerima materi pengenalan Sobat Sehat dan dimintai pendapatnya mengenai aplikasi tersebut. Beberapa kendala yang disampaikan adalah terkait ketersediaan obat Hepatitis C di RSUD Kota Bandung dan bug dalam proses pendaftaran pengguna di aplikasi Sobat Sehat.

Aplikasi Sobat Sehat merupakan salah satu contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat umum dan ODHIV. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak dan sebaik mungkin, terutama dalam hal menjaga kesehatan dan keamanan diri sendiri. Di era digital saat ini, teknologi semakin berkembang dengan pesat dan memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu hal yang bisa dimanfaatkan dari teknologi adalah untuk menjaga kesehatan ODHIV. Hal tersebut menjadi fokus utama dari aplikasi Sobat Sehat.

Share this post

On Key

Related Posts

Sosialisasi Sobat Sehat

Pada hari Rabu hingga Jumat, tanggal 5 hingga 7 April 2023, perwakilan Indonesia AIDS Coalition (IAC) melakukan kegiatan pengenalan dan pengembangan aplikasi Sobat Sehat di Kota Bandung. Diketahui bahwa HIV merupakan suatu infeksi virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menyerang sel CD4. Penyakit ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, berbagi jarum suntik, produk darah […]

Capacity Building “Mengenal Bahaya TRIPS dan FTA: Dampaknya pada Sektor Kesehatan”

Pada hari Jumat, 5 Mei 2023, Indonesia AIDS Coalition (IAC) bekerjasama dengan Indonesia for Global Justice (IGJ) melakukan kegiatan Capacity Building “Mengenal Bahaya TRIPS dan FTA: Dampaknya pada Sektor Kesehatan” bersama mitra kelompok masyarakat sipil. Tujuan dari kegiatan ini adalah membahas mengenai World Trade Organization (WTO), perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA), dan Trade-Related Aspects […]

want more details?

Fill in your details and we'll be in touch