image: http://patricmorgan.co.uk

Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah untuk Obat Antiviral dan Antiretroviral


Kami dari Indonesia AIDS Coalition (IAC), mengapresiasi penguatan komitment dari Pemerintah yang telah mengeluarkan Perpres nomer 76 tahun 2012, tentang Pelaksanaan Paten oleh Pemerintah akan obat Antiviral dan Antiretroviral. Perpres ini merupakan jawaban dari kegelisahan ODHA (Orang dengan HIV dan AIDS) yang selama ini selalu meminta agar pilihan regimen dari ARV generik yang diproduksi di Indonesia ini bisa lebih banyak sehingga menopang keberhasilan pengobatan bagi ODHA.

Selama ini, dengan pilihan jenis ARV yang sedikit, banyak ODHA mempunyai kekuatiran akan adanya efek samping terhadap sejumlah obat serta kuatir akan keberlanjutan layanan sementara pengobatan mereka harus berlangsung seumur hidup. Hal ini membuat mereka menunda-nunda untuk melakukan terapi. Perpres ini juga menjanjikan adanya keberlanjutan layanan pengobatan bagi ODHA tanpa harus bergantung pada produk luar negeri.

Keluarnya Perpres ini adalah sebuah langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Indonesia. Selama ini, Indonesia masih sangat bergantung pada produk import guna memenuhi kebutuhan pengobatan bagi ODHA. Kehadiran perpres ini sangat diharapkan memutus mata rantai ketergantungan tersebut. Perpres ini juga sekaligus membuktikan komitment pemerintah dalam mencapai target MDGs dimana diantaranya ada target untuk menyediakan pengobatan bagi ODHA di Indonesia.

Artikel terkait  Proses Penyusunan New Funding Model GF Catatan Meeting TWG AIDS dan TB

Satu hal yang masih menjadi PR bersama kita adalah, bagaimana kemudian kita bisa sama-sama memastikan bahwa produk generik yang akan diproduksi nantinya mempunyai harga yang tidak terlampau jauh dari produk generik sejenis yang diproduksi negara lain. Selama ini, meskipun sama-sama generik, harga produk ARV generik produksi Indonesia mempunyai harga jauh lebih mahal dibanding produk generik sejenis yang diproduksi dari India misalnya.

Semoga kehadiran Perpres ini segera diikuti dengan aturan teknis dari Menteri Kesehatan sehingga kehadiran obat ARV generik yang lebih banyak pilihan dan berharga terjangkau menjadi kenyataan di Indonesia.

Pengobatan bagi ODHA = Pencegahan bagi masyarakat.

Views: 1

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

On Key

Related Posts

Publikasi

Laporan Audit Keuangan IAC Periode 2019

Sebagai sebuah lembaga yang bekerja mempromosikan transparansi dan akuntabilitas didalam program penanggulangan AIDS, Lembaga Indonesia AIDS Coalition (IAC) menyadari sekali pentingnya arti transparansi dan akuntabilitas

Read More »
Lowongan Kerja

LOI Kemitraan IAC dengan Jaringan Komunitas

Indonesia AIDS Coalition (IAC) adalah organisasi berbasis komunitas yang dipercaya untuk menjadi salah satu Sub Recipient (SR) dari Principal Recipient (PR) Kementerian Kesehatan program   penanggulangan

Read More »

Rekrutmen Konsultan untuk Desain Studi, Metodologi, Studi Kebijakan, Identifikasi Poin-Poin untuk Analisis Kebijakan, Melakukan Studi Kebijakan, serta Penyusunan Komponen Kunci Panduan Advokasi Pengakuan dan Inklusi Pekerja Perawatan dalam Program Jaminan Nasional GEAR-Care ILO

Latar Belakang Secara garis besar, pekerjaan perawatan adalah segala bentuk upaya produksi barang dan jasa demi memenuhi kebutuhan fisik, sosial, psikologis, maupun emosional bagi mereka

Read More »

want more details?

Fill in your details and we'll be in touch