Mengabadikan Cerita Perubahan: Perjalanan Tim IAC dalam Pengambilan Video Proyek Champion-ID di Manokwari

By Published On: October 9th, 2025

Mengabadikan Cerita Perubahan: Perjalanan Tim IAC dalam Pengambilan Video Proyek Champion-ID di Manokwari

By Published On: October 9th, 2025

Sebagai organisasi berbasis komunitas, Indonesia AIDS Coalition (IAC) terus berkomitmen untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam upaya penanggulangan HIV-AIDS di Indonesia. Salah satu bentuk dari komitmen tersebut adalah produksi video Story of Change untuk yang mendokumentasikan kisah nyata para penerima manfaat dan dampak positif dari program IAC di lapangan. Pada bulan September 2025, tim IAC melakukan perjalanan ke Manokwari, Papua Barat, untuk mengabadikan rutinitas kerja para Community Health Worker (CHW) dan kelompok dukungan dalam proyek Champion ID.

Perjalanan dimulai pada hari Selasa, 9 September 2025, ketika tim IAC tiba di Puskesmas Pasir Putih. Di sana, tim melakukan pengambilan gambar pertama yang menyoroti peran penting CHW dalam menjangkau perempuan hamil dan memastikan mereka mendapatkan layanan HIV secara tepat waktu. Para tenaga kesehatan mengakui bahwa keberadaan CHW sangat membantu—terutama dalam menemukan kasus baru, menemukan kembali pasien yang putus obat, serta memberikan dukungan transportasi bagi anggota kelompok dukungan (KD) yang tinggal jauh dari layanan kesehatan.

Pengambilan gambar dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah penerima manfaat. Salah satunya adalah seorang ibu hamil yang belum pernah menjalani tes HIV. Di lokasi lain, tim mendokumentasikan kisah seorang perempuan dengan HIV yang berhasil menjaga kesehatan diri dan anaknya setelah menjalani terapi ARV secara rutin. Cerita lain yang tak kalah menyentuh datang dari seorang nenek yang menjadi pengasuh anak dengan HIV; perjuangannya menghadapi stigma dan mengatasi tantangan sehubungan kesehatan cucunya menggambarkan besarnya kasih sayang dari para pengasuh.

Pada hari Rabu, 10 September 2025, proses dokumentasi berlanjut bersamaan dengan kegiatan supervisi tim YAPARI. Kamera merekam suasana Support Group Meeting (SGM) dan kegiatan Village Saving and Loan Association (VSLA) di Puskesmas Pembantu Kelurahan Amban. Dalam sesi ini, para peserta berbagi pengalaman menghadapi stigma dan diskriminasi, juga belajar mengelola simpanan kelompok melalui VSLA untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Kegiatan hari itu ditutup dengan wawancara bersama Mas Hilal, Koordinator Implementer Unit (IU), yang menekankan pentingnya program berbasis komunitas dalam meningkatkan akses layanan HIV bagi perempuan hamil dan menyusui di Indonesia.

Pada hari Kamis, 11 September 2025, tim fokus merekam keseharian seorang CHW—mulai dari persiapan sebelum berangkat ke lapangan hingga proses pendampingan langsung di masyarakat. Video ini akan menjadi bagian dari seri “A Day as a Community Health Worker,” yang menggambarkan dedikasi dan perjuangan mereka sebagai garda terdepan dalam layanan HIV berbasis komunitas.

Melalui dua video—“A Day as a Community Health Worker” dan “Support Group Meeting Recap – VSLA”—IAC berupaya untuk menunjukkan bagaimana pendekatan berbasis komunitas dapat memberikan dampak nyata bagi perempuan, anak, dan keluarga terdampak HIV. Cerita-cerita personal ini tidak hanya menjadi sarana refleksi, tetapi juga alat advokasi untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan program di masa depan.

Share this article

Ditulis oleh : Budi Larasati