DSC_0532

Siaran Pers Puluhan Tahun Terdeteksi, Banyak Masyarakat Belum Paham HIV-AIDS

Meskipun telah lama dideteksi ada di Indonesia, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang HIV-AIDS. Informasi tentang cara penularan, pencegahan, pengobatan, dan berbagai informasi dasar tentang HIV-AIDS perlu terus dikembangkan.

Demikian diungkapkan Akbar Prayuda, Ketua Pelaksana Community Transformation Conference (CTC) 2023 atau #CTC2023 di Surabaya, Jumat (10/11).

“Pemerintah menyatakan kasus pertama HIV-AIDS terdeteksi ada di Indonesia pada tahun 1987. Itu lebih dari tiga puluh tahun lalu. Tapi kenyataannya, masyarakat umum banyak yang masih belum paham tentang HIV-AIDS,” ujarnya di sela-sela penutupan acara #CTC2023.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan RI melaporkan sejak pertama kali ditemukan pada 1987, secara kumulatif jumlah kasus HIV dan AIDS hingga Maret 2023 di Indonesia mencapai 522.687 kasus. Laporan itu juga menyebutkan sebanyak 507 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia telah melaporkan adanya kasus HIV dan AIDS.

Menurut Akbar, ketidaktahuan bisa jadi salah satu penyebab munculnya stigma dan diskriminasi pada orang dengan HIV (ODHIV). Stigma atau anggapan buruk tentang HIV-AIDS ini akan semakin kuat apabila masyarakat justru menerima informasi yang keliru.

Akbar mencontohkan, dalam kegiatan #CTC2023 yang menghadirkan banyak pihak ini, dirinya banyak menerima pertanyaan tentang cara penularan dan pengobatan HIV. Bahkan, menurutnya, panitia akhirnya menambah sesi kelas informasi dasar tentang HIV-AIDS untuk menjawab kebutuhan itu.

Demikian juga dengan topik mengenai pengobatan. Sebagai informasi, ODHIV dapat menjaga kesehatannya dengan mengonsumsi obat Antiretroviral (ARV) secara rutin. Informasi menyangkut perkembangan terapi dan tata laksana pengobatan ARV ini sangat dibutuhkan banyak orang.

Community Transformation Conference (CTC) 2023, atau #CTC2023 adalah kegiatan yang digelar oleh Indonesia AIDS Coalition (IAC), yang berlangsung di Surabaya, mulai 6 hingga 10 November 2023. Kegiatan bertajuk ”Transformasi Komunitas: Merangkul Keberagaman, Mendorong Keterlibatan yang Setara bagi Komunitas” ini dihadiri sekitar 450 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain diikuti oleh perwakilan komunitas dan organisasi mitra kerja IAC, sejumlah lembaga juga berpartisipasi dalam #CTC2023, di antaranya Kementerian Kesehatan RI, Komnas HAM, Komnas Perempuan, Kantor Staf Presiden, Dinas Kesehatan kota/kabupaten, Perhimpunan Dokter Peduli AIDS Indonesia (PDPAI), Konsil LSM Indonesia, serta perwakilan badan PBB seperti UNAIDS, UN Women, UNFPA, ILO, dan UNDP.

Kegiatan selama lima hari ini diharapkan menjadi wadah bagi semua kalangan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman, sehingga terjadi sinergi yang baik dalam menanggulangi HIV di Indonesia. Menurut rencana, kegiatan serupa akan kembali digelar dua tahun mendatang dengan tajuk yang berbeda.


Informasi lebih lanjut, hubungi:  

Akbar Prayuda (Staf Advokasi dan HAM IAC), telp. 081284150887, email: [email protected]

Indonesia AIDS Coalition (IAC) adalah sebuah organisasi berbasis komunitas yang bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam program penanggulangan HIV-AIDS.

Didirikan pada tahun 2011, saat ini IAC telah berkembang menjadi sebuah organisasi yang mampu memobilisasi masyarakat untuk melakukan kampanye dan advokasi dalam rangka memenuhi hak-hak dasar Orang dengan HIV (ODHIV) dan kelompok terdampak.

Share this post

On Key

Related Posts

Publikasi

Pertemuan Nasional Komunitas

Dalam rangka memperkuat sistem penguatan komunitas dan penciptaan lingkungan yang kondusif (CSS-RLB), aspirasi dari CSO didaerah memegang peran yang sangat penting, oleh karena itu kami

Read More »
Publikasi

ODHA Berhak Sehat

#ODHABerhakSehat atau biasa juga disebut #OBS adalah sebuah Campaign Brand yang dijalankan oleh Indonesia AIDS Coalition untuk membuat kampanye meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan HIV dan

Read More »
Publikasi

SPM Bidang Kesehatan Mengalami Perubahan

Kemenkes telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang SPM Bidang Kesehatan yang memuat 12 jenis pelayanan dasar yang harus dilakukan Pemerintah Kabupaten/Kota,

Read More »
Vacancy admin officer
Lowongan Kerja

Vacancy Staf Admin Officer

Sejak didirikan di tahun 2011, Indonesia AIDS Coalition mempunyai tujuan utama untuk mempromosikan tata Kelola program penanggulangan HIV dan AIDS yang lebih baik guna menciptakan

Read More »

Siaran Pers Puluhan Tahun Terdeteksi, Banyak Masyarakat Belum Paham HIV-AIDS

Meskipun telah lama dideteksi ada di Indonesia, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami tentang HIV-AIDS. Informasi tentang cara penularan, pencegahan, pengobatan, dan berbagai informasi dasar tentang HIV-AIDS perlu terus dikembangkan. Demikian diungkapkan Akbar Prayuda, Ketua Pelaksana Community Transformation Conference (CTC) 2023 atau #CTC2023 di Surabaya, Jumat (10/11). “Pemerintah menyatakan kasus pertama HIV-AIDS terdeteksi ada […]

Siaran Pers Menjelang Sidang Putusan Banding Paten atas Obat TB Bedaquiline “Pengabulan atas Banding Paten Harapan untuk Mewujudkan Akses ke Obat TB”

Indonesia for Global Justice (IGJ) bersama dengan Indonesia AIDS Coalition (IAC) mengajukan Permohonan Keberatan atas Pemberian Paten (Banding Paten) terhadap Obat Tuberkulosis Bedaquiline dengan Formulasi Tablet yang Terdispersi di Komisi Banding Paten, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan HAM. Gugatan Banding Paten ini diajukan sejak bulan November 2022 dan akan memasuki tahap sidang […]

Siaran Pers Konferensi Transformasi Komunitas dalam Penanggulangan HIV-AIDS

Program pengendalian HIV yang efektif memerlukan keterlibatan komunitas dalam setiap aspek, baik dalam perencanaan, penganggaran, implementasi, hingga monitoring dan evaluasi program. Pelibatan komunitas secara aktif dan bermakna akan membuat pelaksanaan program lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, serta terjaganya perspektif hak asasi manusia. Untuk memperkuat perspektif komunitas dalam program HIV, Indonesia AIDS Coalition (IAC) menggelar kegiatan […]

Siaran Pers: ODHIV Menghadapi Beban Ganda di Masa Pandemi COVID-19

Meskipun orang yang hidup dengan HIV mempunyai risiko lebih tinggi terhadap penyakit COVID-19 yang parah dan kematian akibat COVID-19, mayoritas dari mereka masih tidak mendapatkan akses terhadap vaksin COVID-19. JAKARTA, 23 Juli 2021—Laporan Global AIDS Update 2021 UNAIDS, yang diluncurkan minggu lalu, menyoroti bukti bahwa orang yang hidup dengan HIV lebih rentan terhadap COVID-19, dan […]

Press Release: IAC Desak Kejagung Tuntaskan Penyidikan Dugaan Korupsi Obat AIDS

PRESS RELEASE IAC Desak Kejagung tuntaskan penyidikan dugaan korupsi obat AIDS. Sudah lebih dari setahun, Kejaksaan Agung RI menyidik kasus dugaan korupsi obat AIDS. Namun hingga hari ini, belum ada penetapan tersangka ataupun terdakwa dari kasus dugaan korupsi obat anti AIDS ini meski Kejagung telah memanggil puluhan saksi untuk dimintakan keterangan. Indonesia AIDS Coalition (IAC), […]

want more details?

Fill in your details and we'll be in touch